2016 | Uang Kartal

2016

by Januari 05, 2016 0 komentar
Memasuki tahun 2016, perekonomian Indonesia diprediksi akan lebih baik daripada tahun sebelumnya yang membuat berbagai pihak khawatir dimana rupiah sempat melemah sampai titik terendah sejak krisis 1998. Menurut analisis Deutsche Bank, rata-rata pendapatan perkapita Indonesia akan menjadi USD 6.000 pada tahun ini. Sedangkan menurut Standard Chartered Bank, Indonesia akan memiliki ekonomi terbesar ke-10 pada 2020 dan naik lagi menjadi kekuatan ke-6 ekonomi dunia pada tahun 2030.

Pun demikian dengan prediksi pemerintah. Menurut Nota Keuangan dan RAPBN yang dikeluarkan pemerintah, pada tahun 2016 ini perekonomian Indonesia diharapkan meningkat sebesar 5,5%, tingkat kemiskinan sebesar 9% sampai 10%, tingkat pengangguran sebesar 5,2%, dan Indeks Pembangunan Manusia sebesar 70,1%. Hal ini tentu menjadi harapan bagi kita semua agar bisa benar-benar terwujud. Tetapi di tengah-tengah optimisme ini, banyak pertanyaan timbul, salah satunya adalah “apakah angka-angka tersebut menunjukkan kondisi Indonesia yang sebenarnya atau hanya sebatas perhitungan statistik belaka?”

Nyatanya, jika melihat fakta lapangan, maka kita akan temukan banyak persoalan: pembangunan yang hanya terpusat di kota-kota besar, pendapatan yang tidak merata, dan mahalnya biaya pendidikan dan pengobatan. Hal-hal tersebut adalah beberapa contoh yang menegaskan bahwa angka-angka di atas belum menunjukkan keadaan yang sebenarnya. Masalah utama yang dihadapi oleh pemerintah saat ini adalah pemerataan. Apalah artinya perekonomian meningkat sebesar 5,5% jika sebagian besar hanya dinikmati oleh orang-orang kota? Bukankan penduduk Indonesia adalah mereka yang tinggal dari Sabang sampai Merauke? Atau tingkat pembangunan manusia yang sebesar 70,1% tetapi tidak semua orang bisa menikmati pendidikan atau mendapatkan pengobatan? Atau pendapatan perkapita sebesar USD 6.000 tetapi tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari? Belum lagi penerapan Masyarakat Ekonomi Asean di tahun ini yang pastinya akan mempengaruhi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

Kita boleh berbangga bahwa Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia di masa mendatang. Tetapi, jika masalah pemerataan ini tidak diselesaikan, maka angka-angka tersebut hanya akan mewakili sebagian kecil rakyat Indonesia. Hal ini tentu bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja. Semua pihak diharapkan membantu sesuai fungsi dan perannya masing-masing. Pengusaha berperan menciptakan lapangan kerja dan iklim ekonomi yang baik sehingga banyak menyerap tenaga kerja, tidak hanya di kota besar tetapi juga di daerah lain di Indonesia. Pemerintah dengan membuat dan melaksanakan regulasi yang tidak hanya berpihak kepada kalangan tertentu. Individu bisa berperan dengan membuat lembaga-lembaga non-profit yang bertujuan membantu masyarakat di berbagai bidang.  Atau sekedar berbagi gagasan lewat tulisan seperti ini.

Semoga Indonesia bisa menjadi lebih baik.

elhamds

Author

missing link

0 komentar :

Posting Komentar