Belanja Pemerintah sebagai Stimulus dalam Kelesuan Ekonomi Dunia | Uang Kartal

Belanja Pemerintah sebagai Stimulus dalam Kelesuan Ekonomi Dunia

by Januari 03, 2016 0 komentar


Sumber gambar : www.merdeka.com


Dalam banyak pembahasan dijelaskan bahwa konsumsi rumah tangga dan investasi menjadi penentu utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun apa yang terjadi ketika negara dihadapkan pada sebuah kondisi dimana konsumsi rumah tangga menurun karena harga-harga barang yang melambung tinggi dan seketika itu juga para investor enggan menyertakan uangnya karena dinilai tidak menguntungkan. Pada tahun 2015, dua sumber utama pertumbuhan ekonomi tersebut seakan tidak bisa terlalu diandalkan mana kala hampir seluruh negara di belahan bumi ini mengalami perlambatan yang diketahui penyebabnya bersumber dari penguatan ekonomi Amerika Serikat dan kelesuan yang dialami RRT. Dalam hal ini pemerintah dirasa sangat sigap dan segera turun tangan. Berbagai macam stimulus dikeluarkan oleh pemerintah yang mana selanjutnya lebih dikenal dengan sebutan Paket Kebijakan Ekonomi. Namun selain mengeluarkan paket kebijakan ekonomi, sebagai langkah menjaga tingkat pertumbuhan yang telah ditetapkan dalam APBN, Presiden Jokowi juga mendesak tim kerja pemerintahnya untuk melaksanakan percepatan dan perbaikan penyerapan/realisasi anggaran belanja negara.

Pengeluran negara/ belanja negara sebagai salah satu instrumen kebijakan fiskal yang diambil oleh pemerintah, dapat memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Dalam hal ini, peran pemerintah dalam menentukan pengelolaan instrumen kebijakan tersebut sangatlah penting. Berbicara masalah belanja negara, tentunya akan membawa kita dalam pembahasan penyerapan atau realiasi anggaran belanja pemerintah. Walaupun pemerintah telah menerapkan pengganggaran berbasis kinerja (performance based budget) dimana lebih menitikberatkan pada kinerja ketimbang penyerapan anggaran, tetapi karena kondisi perekonomian kita saat ini variabel dominan pendorong pertumbuhannya adalah faktor konsumsi, sehingga belanja pemerintah yang merupakan konsumsi pemerintah turut menjadi penentu pertumbuhan tersebut.

Realisasi belanja pemerintah sangat penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, dan pemerintah dituntut untuk dapat melaksanakan penyerapan anggaran belanja negara sesuai dengan apa yang telah ditargetkan. Oleh karena itu, dalam portal ini, saya ingin membahas sejauh mana realisasi penyerapan anggaran belanja negara pemerintah pada tahun 2015 dan perbandingannya dengan tahun sebelumnya. Apakah lebih baik atau malah lebih buruk, mengingat kelesuan perekonomian Negara Indonesia menuntu Belanja Pemerintah yang lebih baik? Apakah slogan Pak Jokowi dalam HUT Kemerdekaan Indonesia yakni "Kerja Kerja Kerja" sudah benar benar dihayati dan diterapkan oleh puluhan ribu satker pemerintah yang ada dalam membelanjakan anggaraannya? Apakah nantinya hasil tulisan ini membawa faedah, minimal untuk keluarga saya? Apakah AC Milan mampu masuk dalam orbit Champions League musim depan? Apakah dia masih mengingat saya? kita tunggu kelanjutannya.


SyamsuriTn

Author

Invisible Man with ten thousand fireflies stucked in the left pocket. Hopefully, this Blog will be a nice apetizer for your super supper.

0 komentar :

Posting Komentar