PSAP 13, Produk KSAP Terbaru yang Menutup Hegemoni Penerapan SAP Akrual di tahun 2015 | Uang Kartal

PSAP 13, Produk KSAP Terbaru yang Menutup Hegemoni Penerapan SAP Akrual di tahun 2015

by Maret 14, 2016 0 komentar
Sumber: http://www.blu.djpbn.kemenkeu.go.id/

Apakah itu PSAP? dan berapakah jumlah PSAP yang sudah dikeluarkan oleh Komite Standar Akuntansi Pemerintah? Kebanyakan akademisi yang melek akuntansi pemerintah pasti paham benar kalau PSAP itu adalah Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah. Tapi jika kalian akademisi yang saya maksud disini menjawab jika PSAP itu berjumlah 12 karena sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 71 tahun 2010, maka kalian salah besar. Karena faktanya, tepat pada tanggal 2 Desember 2015 yang lalu, Menteri Keuangan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 217/PMK.05/2015 tentang Pernyataan Standar Berbasis Akrual Nomor 13 tentang Penyajian Laporan Keuangan Badan Layanan Umum. Penerapan PSAP ini tidak boleh dipisahkan dengan PSAP yang telah diterbitkan sebelumnya, karena dalam pasal 5 ayat (2) PMK ini menjelaskan bahwa PSAP 13 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Lampiran I PP 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah.


Pengelolaan Keuangan BLU

Pengelolaan Keuangan BLU diatur dalam PP Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 74 Tahun 2012. Dijelaskan bahwa BLU adalah instansi di lingkungan Pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas. Atas definisi tersebut, BLU diberikan fleksibilitas dalam melaksanakan pola pengelolaan keuangannya. Pola pengelolaan ini disebut dengan pola pengelolaan keuangan badan layanan umum (PK BLU). Fleksibilitas tersebut memberikan kewenangan kepada BLU untuk menerapkan praktik-praktik bisnis yang sehat dengan menerapkan pengecualian-pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan pemerintah pada umumnya, misalnya pendapatan yang bisa langsung digunakan untuk belanja BLU tanpa melalui pengesahan oleh BUN/BUD dan melaksanakan investasi jangka pendek.

Kewenangan-kewenangan yang diberikan kepada BLU (seperti pengelolaan pendapatan, pengelolaan kas, investasi dan penentuan standar biaya pelayanan) membuat BLU memiliki posisi ganda yakni sebagai entitas pelaporan maupun entitas akuntansi terkait pelaporan keuangannnya. Sebagai entitas pelaporan, BLU wajib memberikan pelaporan yang menyeluruh atas penggunaan seluruh sumber daya yang dikuasai kepada pihak pihak yang berkepentingan, terutama pihak eksternal seperi donatur, auditor eksternal dan lembaga legislatif. Sedangkan sebagai entitas akuntansi BLU menyusun laporan keuangan yang akan dikonsolidasikan dengan entitas akuntansi yang membawahinya.

Dalam PP nomor 25 dijelaskan bahwa akuntansi dan laporan keuangan BLU secara umum harus diselenggarakan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang diterbitkan oleh asosiasi profesi akuntansi Indonesia, dengan pengecualian jika tidak terdapat standar akuntansi dimaksud, BLU dapat menyusun standar akuntansinya sendiri dengan mengacu kepada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 76/PMK.05/2008 tentang Pedoman Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum. Untuk tujuan konsolidasi laporan keuangan kepada entitas akuntansi yang membawahinya, digunakan standar akuntansi yang sesuai dengan entitas akuntansi tersebut. Karena merupakan satker di lingkungan pemerintah, dengan kata lain untuk tujuan konsolidasi digunakan standar akuntansi pemerintah.

Pada dasarnya, semangat yang mendasari digunakannya standar akuntansi keuangan dalam penyusunan laporan keuangan BLU adalah karena basis akuntansi yang digunakan yakni basis akrual memfasilitasi BLU untuk menyajikan laporan keuangan menjadi lebih reliable dibandingkan dengan hanya menggunakan standar akuntansi pemerintahan. Contoh utamanya adalah produk laporan keuangan itu sendiri. Sebagaimana dijelaskan dalam PMK Nomor 76/PMK.05/2008, SAP berbasis CTA hanya menghasilkan Laporan Realisasi Anggaran dan Neraca dimana SAK menghasilkan laporan keuangan yang lebih lengkap yaitu Laporan Aktivitas/Operasi, Laporan Arus Kas, Laporan Realisasi Anggaran dan Catatan atas Laporan Keuangan.

Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual pada Tahun 2015
Pada tanggal 31 Desember 2014, Menteri Keuangan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 270/PMK.05/2014 tentang Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual. Dalam pasal 2 dijelaskan bahwa Pemerintah Pusat menerapkan SAP Berbasis Akrual mulai tahun 2015. Penerapan ini diberlakukan terhadap seluruh satker pemerintah pusat, tanpa terkecuali termasuk satker badan layanan umum. Dengan berlakunya PMK ini menjadi salah satu alasan utama bagi Komite Standar Akuntansi Pemerintah (KSAP) untuk melakukan penyederhanaan dalam pelaporan keuangan badan layanan umum, salah satunya adalah dengan menerbitkan suatu PSAP khusus terkait pelaporan BLU. Dengan adanya penyederhanaan ini maka BLU cukup menggunakan SAP dalam menyusun laporan keuangannya dan tidak lagi menyusun laporan keuangan berdasarkan SAK.

Pada bulan Oktober 2013, KSAP melakukan limited hearing terkait PSAP BLU untuk menggali masukan dari pihak-pihak terkait. Pada tanggal 2 Desember 2015, PSAP BLU akhirnya diterbitkan dan menjadi PSAP 13 melalu PMK Nomor 217/PMK.05/2015. PSAP ini mulai digunakan dalam penyusunan laporan keuangan BLU untuk tahun anggaran 2016. PSAP BLU ini disusun dengan pendekatan teradap PSAP 01 tentang Penyajian Laporan Keuangan. Melalui PSAP 13 ini, terdapat beberapa perlakuan khusus terkait pelaporan keuangan BLU, antara lain sebagai berikut:
  1. Berbeda dengan satker UAKPA/UAKPB lainnya, BLU akan menghasilkan laporan keuangan lengkap terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan SAL, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas dan CaLK.
  2. Dalam Laporan Operasional, Pendapatan LO juga termasuk pendapatan dari alokasi APBN/APBD.
  3. Pengaturan khusus tentang pendapatan yang berasal dari KSO.

SyamsuriTn

Author

Invisible Man with ten thousand fireflies stucked in the left pocket. Hopefully, this Blog will be a nice apetizer for your super supper.

0 komentar :

Posting Komentar